ABG Korban Penipuan di Monas Lapor ke Polisi

ABG Korban Penipuan di Monas Lapor ke Polisi

- detikNews
Minggu, 16 Okt 2011 16:51 WIB
Jakarta - 4 ABG yang sempat hilang bersama orang tak dikenal akhirnya telah kembali. 4 ABG ini kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Pusat dengan pasal 328 KUHP tentang penculikan.

Salah satu ABG yang menjadi korban, Dimas (15) mengaku telepon seluler miliknya juga ikut diambil orang tersebut.

"Handphone saya dan teman-teman dibawa orang itu," kata Dimas usai melapor di Mapolres Jakarta Pusat, Jl Kramat Raya, Jakarta, Minggu (16/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dimas, kejadian ini bermula saat Dimas beserta teman-temannya bermain futsal di lapangan Monumen Nasional (Monas) siang tadi. Kemudian, seorang laki-laki dan perempuan menghampiri mereka.

"Ada orang suami-istri. Datang dan bilang, boleh main bareng tidak? Dengan gaya SKSD (sok kenal sok dekat) gitu," imbuh Dimas.

Saat anak-anak istirahat futsal, tiba-tiba si lelaki tersebut bertanya mengenai air minum apa yang dibawa anak-anak. Anak-anak lalu menjawab kalau mereka membawa air putih.

"Kok air putih, ikut Bapak yuk beli Fanta di Indomaret," kata Dimas menirukan ucapan pria tersebut.

Dengan mengendarai motor, Dimas kemudian dibonceng pelaku menuju Indomaret di Jl Abdul Muis. Lokasi tersebut berjarak sekitar 700 meter dari Monas. Di tengah jalan, pelaku menepuk pundak Dimas sambil menanyakan telepon seluler Dimas.

"Dia nanya, adik bawa handphone tidak?, sambil memegang bagian pundak saya. Awalnya saya bilang tidak ada tetapi saya nggak tahu kenapa nurut saja saat handphone diminta," ceritanya.

Setelah sampai di Indomaret, pelaku menyuruh Dimas membeli minuman soft drink tersebut sendiri ke dalam. Sedangkan pelaku beralasan akan menelepon istrinya sejenak di luar.

"Saya masuk ke Indomaret, beli fanta. Dia nunggu di luar. Saya balik, dia sudah enggak ada," jelasnya.

Ternyata setelah kembali lagi ke tempat semula, Dimas baru tahu kalau teman-temannya yang lain juga mengalami kejadian serupa seperti dirinya. Namun tempatnya berbeda. Namun Dimas tak begitu mengetahui pasti cerita lengkap dari teman-temannya lain.

"Ternyata tidak hanya saya, 3 teman saya juga kena," kata warga Tanah Abang ini.

(gus/lia)


Berita Terkait