Ditunjuk Jadi Wamen, Nazaruddin Umar Mendadak Pulang dari AS

Ditunjuk Jadi Wamen, Nazaruddin Umar Mendadak Pulang dari AS

- detikNews
Minggu, 16 Okt 2011 16:47 WIB
Ditunjuk Jadi Wamen, Nazaruddin Umar Mendadak Pulang dari AS
Jakarta - Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama, Nazaruddin Umar ditunjuk menjadi Wakil Menteri Agama untuk membantu menyelesaikan masalah keagamaan di berbagai daerah. Nazaruddin pun mendadak pulang dari perjalanan dinas ke AS.

"Saya diminta untuk membantu presiden bersama Menteri Agama untuk menyelesaikan persoalan-persoalan keagamaan, agar masyarakat hidup tentram saat menjalankan agama," ucap Nazaruddin saat jumpa pers usai bertemu dengan Presiden SBY di Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (16/10/2011).

Nazaruddin mengaku kaget dengan pemanggilan dirinya ke Istana hari ini. Sebab, saat pemanggilan itu akan dilakukan dia sedang dalam perjalanan tugas menuju Amerika Serikat dan Teheran, Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menjalankan tugas negara ke AS dan Teheran, dan dipanggil pulang untuk duduk di Wakil Menteri Agama. Untung baru separuh perjalanan," ceritanya.

Lebih jauh guru besar Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah ini mengatakan, dirinya diminta untuk terus menciptakan suasana damai antara umat beragama di Indonesia. Dia juga diminta meminimalisir persoalan-persoalan keagamaa yang muncul di tengah masyarakat.

"Tidak lupa Presiden SBY juga berharap agar lingkungan kerja di Kemenag terus membaik. Alhamdulillah selama ini kita telah melakukan perbaikan-perbaikan," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, guru besar ITB Widjajono Partowidagdo yang diangkat menjadi Wakil Menteri ESDM mengaku belum diberikan tugas secara spesifik oleh SBY. Yang pasti menurutnya pekerjaan yang harus dilakukan tidak jauh dari seputar meningkatkan produksi minyak, gas, listrik dan mineral.

"Tugasnya, arahan dari presiden sesudah dilantik," katanya singkat saat sesi perkenalan. Widjajono memiliki 3 gelar untuk pendidikan pasca sarjana, antara lain perminyakan dan ekonomi yang semuanya di California, AS.

(lia/fay)


Berita Terkait