"Presiden SBY memakai pertimbangan yang jauh lebih reliable dalam memutuskan siapa datang, siapa pergi, atau geser. Bukan komentar yang membuat seorang menteri berhenti atau lanjut dari kabinet," ujar Staf khusus Presiden Bidang Politik Daniel Sparringa di Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (16/10/2011).
Daniel mengatakan, banyak tanggapan yang datang dari masyarakat. Ada yang menolak dan ada yang mendukung nama-nama menteri yang sudah mencuat ke publik tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya seratusan orang yang mengatasnamakan Aliansi Tolak Gita (ATG) berdemontrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Mereka menolak Kepala Badan Koordinsi Penanaman Modal (BPKM) Gita Wirjawan masuk dalam susunan reshuffle kabinet SBY.
(gus/fay)











































