Dalam aksinya, di bawah Fly Over Urip Sumoharjo, mahasiswa menyandera satu mobil Taxi Bandara dan satu mobil Daihatsu Gran Max milik maskapai Lion Air yang mengangkut seorang pramugari Lion Air. Selain menyandera dua mobil, mahasiswa Sinjai juga membakar ban bekas, sehingga memacetkan perempatan jalan Urip Sumoharjo-AP Pettarani dan jalan Toll Reformasi.
Salah seorang mahasiswa Sinjai juga sempat loncat-loncatan di atas Taxi Bandara. Sang sopir yang tidak mengerti persoalan sesungguhnya hanya bisa terbengong. Sedangkan sang pramugari Lion Air tampak keluar dari mobil dan mengadu pada petugas Polantas yang berjaga di sekitar lokasi aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta aparat segera menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dan mendesak GM Angkasa Pura I untuk mundur sebagai bentuk tanggung jawabnya atas kelalaian bawahannya," pungkas Yakub.
Usai melancarkan aksinya sekitar 1 jam, mahasiswa Sinjai kemudian mengakhiri aksinya dan berjanji akan melanjutkan aksinya di Bandara Makassar pada esok hari.
(mna/lia)










































