Bila Parpol Krisis SDM, SBY Berhak Angkat Menteri Profesional

Bila Parpol Krisis SDM, SBY Berhak Angkat Menteri Profesional

- detikNews
Minggu, 16 Okt 2011 14:46 WIB
Bila Parpol Krisis SDM, SBY Berhak Angkat Menteri Profesional
Jakarta - Peluang Presiden SBY menambah jajaran menteri dari kalangan akademisi dan profesional selalu terbuka. Meskipun, itu berdampak berkurangnya jumlah kader parpol yang duduk di dalam KIB II hasil reshuffle kelak.

"Selalu terbuka opsi menteri latar parpol dikurangi. Sedangkan yang latar profesional ditambah," kata Wasekjen DPP PD, Ramadhan Pohan, Minggu (15/10/2011).

Hal ini disampaikannya menjawab pertanyaan tentang kemungkinan krisis SDM berkualifikasi menteri di lingkungan parpol. Krisis itu yang kemudian berdampak pada lambannya proses perombakan KIB II oleh Presiden SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ramadhan menegaskan, prioritas utama rekrutmen menteri baru adalah kompetensi dan kapasitas kandidat bersangkutan dengan target capaian kementerian dalam 3 tahun ke depan. Bila kebetulan di kalangan parpol koalisi tidak mempunyai SDM yang memenuhi kualifikasi itu, mereka harus rela bila akhirnya Presiden SBY pilih menteri yang non partisan.

"Kalau kebetulan menteri yang pas dan bagus bukan dari parpol, ya nggak bisa dipaksakan. Presiden bisa mencari profesional," ujarnya.

"Reshuffle kabinet bukan bagi-bagi kekuasaan atau kavling jabatan. Ini soal target pembangunan dan kesejahteraan rakyat," sambung Ramadhan.

(lh/fay)


Berita Terkait