Apakah masih ada parpol koalisi ngotot mempertahankan kadernya yang akan dicopot dari KIB II?
"Sepertinya nggak begitu," jawab Ketua DPP PAN, Bima Arya, kepada detikcom, Minggu (16/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan semua parpol anggota koalisi menyadari tiga tahun ke depan juga mempertaruhkan nama baiknya. Bila ada kementerian yang kinerja serta capaiannya buruk, pasti pamor partai yang kadernya memimpin kementerian itu ikut terkena getahnya.
Maka mendapatkan orang yang tepat untuk posisi yang tersedia, menjadi isu utama. Masalahnya apakah parpol memiliki sumber daya manusia dari internal mereka yang memenuhi kualifikasi mengisi slot kementerian yang berubah.
"Ada perubahan orang dan posisi. Ketersediaan kader partai yang mumpuni buat mengisi pos-pos kementrian yang berubah itu yang mungkin butuh waktu di beberap parpol," papar Bima.
Apakah PAN juga dililit kesulitan itu?
"Kami sudah siap dengan segala dinamika reshuffle ke depan," jawab mantan pengamat politik itu.
(lh/gun)











































