Banyak Wakil Menteri, Bukti SBY Tersandera Koalisi

Banyak Wakil Menteri, Bukti SBY Tersandera Koalisi

- detikNews
Minggu, 16 Okt 2011 11:37 WIB
Jakarta - Siapa calon menteri baru yang akan dipilih Presiden SBY, belumlah jelas. Malahan, sudah ada 10 calon wakil menteri baru yang sudah muncul. Gemuknya jumlah wakil menteri dinilai sebagai bentuk tersanderanya SBY dengan menteri koalisi.

"Kita tahu menteri-menteri dari partai koalisi kinerja belum banyak yang terlihat membaik. Tapi SBY harus berhenti dengan pola kepemimpinan yang menyenangkan semua pihak. Karena dengan mempertahankan sikap demikian publik akan melihat SBY sedang tersandera," terang pengamat politik Universitas Gajah Mada (UGM), Arie Sardjito, dalam perbicangan dengan detikcom, Minggu (16/10/2011).

Arie mengatakan, tindakan SBY melakukan perombakan saat ini memang masih terlihat sangat ragu-ragu. Akhirnya, dia memilih jalan terbaik yang minim risiko dengan menambahkan wakil menteri di beberapa kementerian dengan alasan agar lebih efektif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jelas sekali SBY masih sangat ragu, terutama untuk mitra koalisi. Tapi pilihan beliau dengan menambah wakil menteri itu hanya menggemukkan pemerintahan," katanya.

Lebih jauh Arie menjelaskan, mengambil jalan tengah dengan memilih wakil menteri hanya untuk menopang kementerian tersebut. Karena sebenarnya, untuk memperbaiki kinerja pemerintahan bukan dengan penambahan personel.

"Yang terpenting saat ini mendorong agar reformasi birokrasi itu bisa berjalan dengan menguatkan yang ada saat ini. Bukan menambah wakil menteri atau mengganti menteri-menteri itu," katanya.

SBY sebagai pemimpin pemerintahan yang berasal dari partai terbesar dan pemenang pemilu harusnya berani mengambil sikap di sisa masa kerjanya ini. Karena dalam dunia politik, lanjut Arie SBY tidak bisa selamanya bermain aman.

"Tidak bisa dalam politik itu asal semua senang, dan tidak menggangu stabilitas Setgab. SBY harus frontal dan tegas agar pemerintahan bias berjalan efektif. Kalau tidak, kita jadi bertanya-tanya apakah ini benar-benar reshuffle atau tidak," kritik Arie.

"SBY harus pede dong, beliaukan berasal dari partai besar dan dipilih rakyat. Dengan kredibiltasnya yang semakin teruji, maka ia semakin banyak dukungan. Tapi SBY harus terlepas dari penyanderaan siapa pun," tegasnya.

(lia/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini