Sebaliknya, Kemenbudpar mendapatkan tugas baru. Yaitu mengembangkan potensi ekonomi kreatif yang ada kaitannya dengan pariwisata.
"Ada gerakan dan perkembangan ekonomi dunia yang relatif baru, ekonomi kreatif. Presiden mau ini digarap dengan sangat keras," kata Menbudpar, Jero Wacik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jero menjelaskan ekonomi kreatif bisa menghasilkan devisa sebesar Rp 100 trilun per tahun. Saat ini devisa yang dihasilkan masih pada nilai Rp 80 triliun per tahun.
Selanjutnya nilai-nilai kebudayaan, akan dimasukkan menjadi bagian pendidikan.
"Nilai budaya dan norma mengenai itu masuk ke pendidikan. Bisa dalam kurikulum," imbuh Jero.
Jadi bagaimana nomenklatur baru bagi dua kementerian ini? "Nanti presiden yang umumkan," jawab Jero.
(lh/irw)











































