Temani Terdakwa Korupsi Makan, Jaksa Idial Hanya Diminta Lebih Hati-hati

Temani Terdakwa Korupsi Makan, Jaksa Idial Hanya Diminta Lebih Hati-hati

- detikNews
Sabtu, 15 Okt 2011 13:20 WIB
Temani Terdakwa Korupsi Makan, Jaksa Idial Hanya Diminta Lebih Hati-hati
Jakarta - Idial dan Zulkifli, dua jaksa yang menemani Djufri, terdakwa korupsi makan siang sudah melaporkan kejadian itu kepada atasan mereka Kejati Sumbar Abdul Hamid. Idial mengaku hanya diminta oleh Hamid untuk lebih hati-hati.

"Sudah, begitu ramai di media pada hari Jumat saya langsung melapor. Dan saya juga sudah dipanggil dan bertemu kejati. Pak Hamid meminta saya lebih hati-hati. Itu saja," terang Idial dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (15/10/2011).

Idial sendiri bersikukuh dirinya tidak melakukan pelanggaran. Makan siang dalam satu meja dengan Djufri, menurutnya tidak bisa langsung membuat dirinya terpengaruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya apa salahnya makan satu meja. Saya tidak akan terpengaruh. Masak kita makan di luar. Saya pikir sama saja makan satu meja atau bersebelahan," terang Idial.

Dua orang jaksa dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Ideal dan Zulkifli, serta Djufri kepergok makan siang semeja di Rumah Makan Lamun Ombak, Pasar Usang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Djufri adalah terdakwa kasus korupsi dalam pembelian tahan untuk lahan kantor wali kota dan DPRD Kota Bukittinggi tahun 2009 senilai Rp1,7 miliar. Oleh jaksa, mantan Walikota Bukittinggi ini diancam hukuman 15 tahun penjara dan denda ratusan juta rupiah.

(fjp/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini