Kerja 'Siluman' ala Intelijen dari Dunia Nyata Hingga Layar Bioskop

Kerja 'Siluman' ala Intelijen dari Dunia Nyata Hingga Layar Bioskop

- detikNews
Jumat, 14 Okt 2011 20:50 WIB
Kerja Siluman ala Intelijen dari Dunia Nyata Hingga Layar Bioskop
Jakarta - Sebagai sebuah organisasi dengan pekerjaan yang dilindungi kerahasiaanya, praktik intelijen kerapkali memunculkan tanda tanya. Namun karena tetap tidak terjawab dengan resmi, intelijen selalu menimbulkan dugaan, prasangka hingga teori konspirasi.

"Intelijen itu hanya mengumpulkan informasi. Namun dibuat menjadi organisasi yang menakutkan di mata masyarakat karena tidak nampak," kata staf pengajar Universitas Dr Moestopo Beragama yang kerap memberi pembekalan khusus bagi atase pertahanan Kemenlu, Petrus Suryadi dalam diskusi UU Intelijen di kantor Komisi Informasi Publik (KIP) Jl Abdul Muis, Jumat (14/10/2011).

Secara resmi, hampir tidak ada institusi yang menyatakan suatu kasus merupakan bagian dari operasi intelijen. Bahkan, lembaga intelijen akan selalu membantah meski diikuti pengakuan sejumlah agen intelijen seperti saat peluncuran buku karya Ken Coboy, Menguak Tabir Dunia Intelijen Indonesia beberapa tahun lalu yang mengulas berbagai operasi intelijen seperti pelatihan agen intel pertama hingga Komando Jihad, juga penyusupan Al Qaeda di Indonesia, serta siapa yang memulai kasus Poso.

Berbagai peristiwa politik dan keamanan seperti Revolusi 1966, Penembakan Misterius 1984, hingga penghilangan aktivis 1996-1998 diyakini keluarga korban sebagai bagian dari operasi intelijen yang menghasilkan kematian. Tetapi, pemerintah selalu menangkis.

"UU Intelijen akan melegalkan tindakan negara untuk melangar HAM," cetus para korban HAM saat berdemo di depan Istana Merdeka, Kamis kemarin.

Tidak hanya dalam dunia nyata, sifat misterius pergerakan intelijen sering menjadi tema favorit dalam dunia perfilman. Hollywood berkali-kali memperoduksi film jenis spionase dalam berbagai cerita bahkan sampai dilanjutkan (sequel) dalam periode tertentu. Dari yang serius hingga komedi.

Adalah James Bond yang paling populer diantara film genre spy ini. James Bond menjadi ikon populer untuk mata-mata intelijen Inggris. Sejak diproduksi pertama kali tahun 1962, Bond sudah dibuat hingga 22 kali dengan tingkat antusiasme penonton yangn selalu tinggi.
Β 
Menyusul Bond, berbagai karakter juga dibesut dalam adegan spionase ini. Sebut saja Mission Imposible, Salt, Mr&Mrs Smith, Jason Bourne,Le Femme Nikita, Body of Lies, The International dan Enemy of the State.

"Sayangnya saat UU Intelijen disahkan, perlawanan masyarakat sepertinya tidak sekuat seperti UU Anti Pornografi atau UU Teroris, misalnya. Padahal, ini dampaknya bisa jauh lebih besar dari UU Pemberantasan Terorisme," timpal pembicara lain dari Imparsial, Al Araf.


(Ari/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads