"Tanya saja sama SBY. Saya nggak paham yang gitu-gitu, tidak mau tahu soal itu," kata Fahri saat ditanya wartawan seputar 1 kursi menteri jatah PKS yang bakal digusur.
Hal ini disampaikan Fahri di sela-sela rapat konsolidasi pimpinan DPW dan DPP PKS di Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta, Jumat (14/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meminta semua pihak duduk manis menunggu sikap dari Presiden SBY terkait reshuffle. "Tunggu saja hasilnya nanti. Kita tonton saja Pak SBY. Atur sajalah," katanya.
Sikap setengah hati Fahri dalam menjawab pertanyaan seputar reshuffle tiba-tiba berubah ketika ditanya soal revisi UU KPK.
Saking semangatnya, Fahri bermimpi menjadi salah satu pimpinan lembaga antikorupsi itu. Fahri berjanji jika menjadi pimpinan KPK kasus-kasus korupsi dapat dia selesaikan dengan segera. "Ini soal gampang, suruh saya urus ini akan saya bereskan sebentar," klaimnya.
(aan/fay)










































