Majelis Syuro PKS Anggap Berada di Kabinet Lebih Efektif

Majelis Syuro PKS Anggap Berada di Kabinet Lebih Efektif

- detikNews
Jumat, 14 Okt 2011 14:58 WIB
 Majelis Syuro PKS Anggap Berada di Kabinet Lebih Efektif
Jakarta - PKS dikabarkan mengancam jika satu menterinya dicopot, maka akan menarik semua menterinya di kabinet. Namun Majelis Syuro PKS berpandangan berada di dalam kabinet lebih efektif dibanding di luar kabinet.

"Kita akan mempertimbangkan lebih efektif mana mempertahankan dengan menarik semuanya. Sebagian masih menganggap tetap efektif di dalam," ujar Cahyadi Takariawan, anggota Majelis Syuro PKS perwakilan Sulawesi di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (14/10/2011).

Menurut Cahyadi, dalam rapat seluruh kader PKS siang ini, akan dievaluasi koalisi PKS dengan pemerintahan SBY-Boediono. Jika ada kesalahan, akan diperbaiki agar sesuai dengan jalurnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau ada kesalahan dalam beda pendapat saya rasa wajar. Opsi lainnya tetap, jika ada yang mengusulkan tarik satu tarik semua," tutur Cahyadi.

Sementara itu, hingga pukul 14.45 WIB, rapat seluruh kader PKS di Puri Agung Convention Hall, Hotel Sahid ini belum juga dimulai. Petinggi PKS belum banyak yang datang. Terlihat Fahri Hamzah sudah datang bersama 50 kader lainnya.

Ruang rapat juga masih sepi di bagian depan. Sedangkan di bagian belakang, banyak kader-kader PKS yang sudah mengisi bangku. Mereka menggunakan atribut PKS seperti jas putih dengan logo PKS di dada.

Pintu ruangan yang digunakan untuk pertemuan ditutup rapat. 3-4 Orang yang mengenakan batik merah dan jas abu-abu menjaga ruangan itu.

Sebelumnya, ancaman PKS itu tertuang setelah PKS melakukan rapat koordinasi di Kantor DPP pada Rabu (12/10) malam. Rapat yang dihadiri oleh Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq itu juga dihadiri oleh petinggi-petinggi PKS.

Rapat itu membahas langkah-langkah apabila ada menteri PKS yang akan direshuffle oleh SBY. Bahkan kabarnya semua menteri PKS akan mundur bila ada satu saja menteri PKS dicopot dari kabinet.

Satu menteri PKS yang dikabarkan akan dilepas yakni Menristek Suharna Surapranata. Namun tiga menteri lainnya tetap dipertahankan dengan alasan posisinya strategis.

(nik/vit)


Berita Terkait