"Rencananya minggu depan akan kami bicarakan dalam rapat gabungan," kata Ketua Komisi I, Mahfudz Siddik, usai menggelar rapat dengan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/10/2011).
Mahfudz menambahkan, nanti Komisi I akan meminta penjelasan apakah dua daerah tersebut akan diajukan dalam Outstanding Border Problem atau tidak. Bila iya, maka langkah apa yang seharusnya dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisi I sendiri tetap berkeinginan untuk mengunjungi daerah tersebut. Namun menunggu penjelasan dari sikap pemerintah.
"Agenda itu masih ada karena kita ingin memberi dukungan kepada prajurit yang bertugas di sana," ujar Wasekjen PKS ini.
Menurutnya ada dua pendekatan yang bisa dilakukan pemerintah saat ini. Pertama pendekatan pembangunan dan kedua pendekatan kontrol keamanan.
"Nah, kalau pendekatan pembangunan belum bisa kita lakukan ya memang mau tidak mau kita harus memperkuat kontrol kemanan. Jangan sampai kita lepas dua-duanya. Itu nanti yang dimanfaatkan oleh negara-negara tetangga yang nakal dan bermain-main," imbuhnya.
(feb/mok)










































