Forwanu Desak Gus Dur-Hasyim Berekonsiliasi
Minggu, 11 Jul 2004 18:12 WIB
Jakarta - Forum Warga NU Nahdliyin Bersatu (Forwanu) berharap adanya rekonsiliasi antara Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid dan Ketua PBNU non aktif Hasyim Muzadi. Pasalnya, perseteruan antara keduanya mengakibatkan banyak warga NU golput. Demikian keterangan Gus Nuril Arifin Husein, Ketua Dewan Penasehat Forwanu dalam pernyataan sikap Forwanu di Hotel Cempaka, jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Minggu (11/7/2004). Forwanu merasa khawatir atas 'perang dingin' antara Gus Dur dan Hasyim. Menurut Gus Nuril, warga NU mendesak segera dilakukan rekonsiliasi antara keduanya. Adanya sikap mbalelo rakyat NU yang golput merupakan protes mereka terhadap elit politik NU. "Saya harap penyelesaian rekonsiliasi ini bisa diselesaikan secara bapak ke anak, bukan secara struktural," kata Gus Nuril. Tambah Gus Nuril, kalau rekonsiliasi terjadi kemungkinan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada pilpres kedua akan condong ke kubu Mega. Bila tidak, maka Gus Nuril memprediksikan meningkatnya jumlah golput pada pilpres putaran kedua. Dan ini akan mengakibat lemahnya legitimasi presiden di mata DPR. "Kemungkinan akan muncul penggusuran atau impeachent siapapun presiden yang terpilih. Karena suaranya banyak yang golput," sesal Gus Nuril. Selain itu, Gus Nuril juga merekomendasikan agar KPU yang kini terbentuk dibubarkan. dan diselenggarakan pemilu legislatif dari awal. "Karena banyaknya kesalahan KPU," jelas Gus Nuril.
(dni/)











































