"Setelah sempat kabur ke Mataram, tersangka ternyata balik lagi. Dia kami tangkap pada tanggal 12 Oktober malam, setelah mentraktir pacarnya di MOI," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Irwan Anwar saat berbincang dengan detikcom, Kamis (13/10/2011) malam.
Dijelaskan Irwan, sebelum ditangkap, polisi sudah mengetahui posisi tersangka di MoI. Usai mentraktir pacarnya bernama Nur, keduanya berpisah di mall tersebut.
"Setelah pisah, tersangka saat itu mau pulang ke kosannya di kawasan Plumpang, Koja, Jakarta Utara, sedangkan pacarnya ada urusan lain," kata Irwan.
Setelah keduanya berpisah, polisi langsung menciduk tersangka yang saat itu membawa sebuah tas ransel warna hitam. Tersangka tidak dapat mengelak ketika polisi mendapati satu buah modem dari dalam tasnya.
"Modem itu adalah milik korban, sementara laptopnya sudah dijual di Sidoarjo," kata Irwan.
Seperti diketahui, Edi ditangkap atas pembunuhan Chellapan Karunandhi di kamar 1621 Tower Miami, Apartemen City Home, Kompleks Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (31/09) malam lalu. Korban yang bekerja sebagai pimpinan proyek pembangunan tower di PT Jurong Engineering Lestari ditemukan tewas dengan luka tusukan pada leher kanannya pada Sabtu (1/10).
Usai membunuh korban, tersangka kemudian mengambil barang-barang korban berupa laptop, BlackBerry, iPhone, dua buah kartu kredit dan uang cash (dollar dan rupiah). Pada Sabtu (1/10) sore setelah membunuh korban, tersangka kemudian melarikan diri ke Mataram.
Dengan menggunakan angkutan bus umum, tersangka kemudian menuju ke Surabaya untuk selanjutnya pergi ke Mataram ke rumah ibunya. Pada Minggu (2/10), tersangka kemudian ke Sidoarjo. Di situ, tersangka menjual laptop dan iPhone milik korban.
Dari Sidoarjo, pada Minggu (10/10), tersangka kemudian memutuskan untuk kembali ke Jakarta untuk bekerja lagi. Namun saat itu, tersangka tidak mengetahui kalau dirinya sudah diincar polisi.
"Dia balik lagi ke Jakarta karena dia pikir polisi tidak mengetahui kalau pelakunya itu dia," kata dia.
Hingga pada Rabu (13/10), tersangka kemudian bertemu dengan pacarnya di MoI. Saat ditangkap, tersangka sedang asyik mengutak-atik BlackBerry milik korban.
"BlackBerry korban masih ada sama tersangka saat kita tangkap," tutup Irwan.
(mei/rdf)











































