"Ada satu unit barang eletronik yang dikirim dari Kemendagri, setelah kita terima ternyata kondisinya rusak. Alat itu sampai sekarang tidak bisa kita fungsikan," keluh Raja Lukman dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (13/10/2011)
Menurut Lukman, kondisi alat elektronik yang diterima dengan kondisi rusak itu, sudah dilaporkan ke Kemendagri. Pihak Provinsi Riau berharap segera dikirimkan alat penggantinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh Lukman menjelaskan, akibat alat yang berfungsi itu terbatas saat ini ada baru ada lima kabupatan kota se Riau yang melaksanakan program e-KTP tersebut. Hal itu karena perangkat belum terdistribusi menyeluruh.
"Memang programnya ada lima kabupaten dan kota. Tapi sebenarnya belum keseluruhan masing-masing kecamatan menerima alat tersebut. Alat yang tersedia saat ini masih jauh dari yang dibutuhkan," kata Lukman.
(cha/lia)











































