"Hingga akhir tahun, total penduduk Jakarta yang berhasil direkam datanya diprediksi mencapai 3,8 juta jiwa atau sekitar 55 persen dari 7,3 warga Jakarta wajib e-KTP," terang Purba dalam jumpa pers di Gedung Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/10/2011).
Purba mengatakan, dari 267 kelurahan yang ada di Jakarta, 1.307.242 penduduk telah direkam datanya. Dengan perangkat yang tersedia di tiap keluarahan saat ini, perharinya 250 ribu warga terdata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purba mengeluhkan sampai saat ini masih ada alat-alat yang sering rusak. Ditambah lagi, perangkat yang dijanjikan jumlahnya oleh Kemendagri tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Dari 707 perangkat yang dijanjikan, baru sebanyak 534 unit yang kita terima. Dan alat yang sering mengalami kerusakan itu biasanya scanner retina dan scanner jari," jelasnya.
Purba menambahkan, dengan kondisi yang demikian dia menargetkan program pendataan akan rampung pada April 2012 mendatang. Dia pun telah mengajukan permohonan secara lisan kepada Kemendagri.
"Dengan perpanjangan waktu itu diprediksikan kami mampu melakkan perekeman data hingga 90 persen. Sedangkan sisanya diselesaikan secara bertahap karena ada warga Jakarta yang berada di luar negeri," jelas Purba.
(lia/ken)











































