Didukung Dua Tokoh Media, NasDem Kian Ancam Suara Golkar

Didukung Dua Tokoh Media, NasDem Kian Ancam Suara Golkar

- detikNews
Kamis, 13 Okt 2011 15:04 WIB
 Didukung Dua Tokoh Media, NasDem Kian Ancam Suara Golkar
Jakarta - Partai NasDem tak bisa dipisahkan begitu saja dari Surya Paloh. Sebab partai ini berdiri dengan cikal bakal ormas Nasdem di mana Surya Paloh adalah pendirinya. Dengan bergabungnya Hary Tanoesudibjo ke partai ini, NasDem akan lebih dikenal masyarakat dan berpotensi mengancam suara Golkar.

"Untuk Pemilu 2014, NasDem bisa mengancam. Paling tidak mengurangi suara Golkar. Jadi perolehan Golkar tidak semulus yang sekarang," ujar pengamat politik dari LIPI Indria Samego kepada detikcom, Kamis (13/10/2011).

Menurut Indria, paling tidak suara Golkar beralih ke NasDem sebesar 3-4 persen. Sebab kebanyakan tokoh NasDem merupakan tokoh Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan didukung Surya Paloh dan Hary Tanoe, lanjut Indria, maka NasDem akan lebih dikenal masyarakat. Meski demikian, proses sosialisasi harus aktif dilakukan.

"NasDem tanpa Surya Paloh nggak ada yang kenal. Nasdem dikenal melalui Metro TV. Kalau MNC grup itu ikut mensosialisasikan semakin bagus. Masyarakat punya informasi lebih baik lagi tentang Nasdem," tutur Indria.

Sementara itu terkait masuknya Hary Tanoe, Indria menilai, hal itu merupakan hak bos grup MNC. Namun masuknya Hary Tanoe ke NasDem menunjukkan dia yang selama ini dekat dengan kalangan Istana, kini menjadi 'jauh' dari Istana.

"Pengusaha yang selama ini dekat dengan Istana, ternyata dia nggak dekat dengan Istana. Dia sekarang bebas," demikian Indria.

Bergabungnya Hary Tanoe ke Partai NasDem diungkapkan Ketum Partai NasDem, Rio Capella. Namun, Hary Tanoe belum dapat dikonfirmasi. Telepon detikcom tidak diangkat pemilik PT Media Nusantara Citra Tbk itu. Politikus lain yang memiliki media yakni Aburizal Bakrie (Ketua Umum Golkar) dengan Viva Group.

Sementara itu Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie menegaskan, partai berlambang pohin beringin itu sama sekali tidak risau dengan bergabungnya Hary Tanoe ke Partai NasDem. "Itu tidak ada apa-apanya," ucap Ical mantap.






(nik/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini