"Pak Wapres, izinkan saya menyampaikan pantun. Saya beri judul pantun Pulau Belitung," kata Agung saat memberikan sambutan pembukaan upacara puncak penutupan Sail Wakatobi-Belitung di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung, Kamis (13/10/2011)
Permintaan Agung Laksono disambut anggukan pelan Wapres Boediono. Agung memulai pantunnya. Pantun Agung terdiri dari empat bait.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertamasya ke pantai Tanjung Kelayang
Wisata Belitung memang nomor satu
Membuat pendatang selalu terbayang
Pantai Belitung indah berbatu
Kokoh artistik nan eksotik
Layanan Belitung makin bermutu
Wisatawan makin tertarik
Pasir berputih bagai kristal
Menghampar luas sepanjang pantai
Kalau tak datang nanti menyesal
Bagai kekasih hati tergadai
Lomba barongsai di Belitung Timur
Tempatnya di pantai Belitung Timur
Keindahannya sangat masyhur
Seni budayanya sangat aduhai
Pantun Agung ini sontak disabut tepuk tangan meriah dari menteri KIB II yang hadir, dan para hadirin. Wapres Boediono juga membalas dengan senyuman.
Dalam sabutannya, Agung mendorong pemerintah Belitung untuk terus membangun infrastruktur agar Belitung dapat menjadi objek wisata nasional bertaraf internasional.
Turut hadir dalam acara ini Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dan Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menpora Andi Mallarangeng, dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik. Hampir semua mengenakan baju batik biru.
Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono juga menghadiri acara ini bersama jajarannya. Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo tidak hadir dalam acara ini dan hanya mengirimkan wakilnya.
(van/aan)










































