Menurut salah seorang warga Cipinang Melayu RT 7 RW 4, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Karsono (58), perubahan warna air mulai terlihat sejak pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu Karsono yang hendak menyiapkan lapak dagangan mie ayamnya mencium bau menyengat dari arah sungai.
"Pas dilihat air sungai sudah berwarna hitam pekat," kata Karsono kepada detikcom, Rabu (12/10).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi sekarang yang paling parah, yang sebelumnya cepat berubah lagi ke bening atau coklat, sekarang lama," katanya.
Dia tidak mengetahui persis penyebab perubahan air Kalimalang. Namun berdasarkan pengamatannya, diduga perubahan air akibat limbah.
"Ada serat seperti minyak di airnya," ujar Karsono.
Hal serupa juga dikatakan Aris (44). Dia melihat perubahan air Kalimalang sejak pukul 11.00 WIB saat dia hendak memancing di pinggiran sungai dekat pintu air Jatinegara.
"Sekarang saya mau mancing enggak jadi juga gara-gara airnya masih hitam," ujar Aris.
Pantauan detikcom di pintu air Jatinegara, air berwarna hitam pekat. beberapa ikan hasil tangkapan warga terlihat mati. Tercium bau menyengat dari air yang mengalir deras tersebut.
(ahy/lh)











































