Ada Kecenderungan Pemilih PKS Pilih SBY di Pilpres II
Sabtu, 10 Jul 2004 14:53 WIB
Jakarta - Perolehan suara Amien-Siswono pada Pilpres I minim. Pemilih PKS pun cenderung memilih SBY-Kalla pada Pilpres II. Namun PKS belum menentukan sikap final.Hal itu disampaikan Sekjen PKS Anis Matta dalam acara peluncuran buku yang diselenggarakan PKS di Gedung Perpustakaan Nasional jalan Salemba Raya Jakarta Pusat, Sabtu (10/7/2004).Atas peluang kecil Amien-Siswono untuk lolos Pilpres II, menurut Anis, PKS akan menunggu hasil final perhitungan di KPU. Setelah itu PKS akan melakukan rapat Majlis Syuro untuk menentukan sikap selanjutnya.Hasil penelitian menyebutkan lebih dari 80 persen pemilih PKS memilih SBY dan Amien. Apakah pada Pilpres II nanti cenderung memilih SBY? tanya wartawan."Ada juga arah seperti itu. Tapi sampai sekarang belum ada yang final di PKS. Karena nanti baru akan ditentukan setelah perhitungan selesai," kata Anis.Untuk itu, lanjut dia, bisa saja nanti PKS akan mengeluarkan rekomendasi seperti sebelumnya kepada Amien-Siswono saat menjelang Pilpres I. Namun tergantung bobot koalisi yang akan PKS tentukan kemudian.Mengenai kemungkinan PKS bersikap opoisisi, Anis menampiknya. "Sistem kita tidak memungkinan tumbuhnya oposisi dengan baik. Jadi kita akan mengambil sikap setelah perhitungan suara selesai," ujarnya.Pilih SBY atau Mega? "Otomatis kita harus mengambil salah satu. Tapi sampai sekarang belum," tukas Anis.Jumlah suara Amien tidak maksimal karena rekomendasi PKS telat? "Sebenarnya kita sudah memprediksikan, kalau pun didukung PKS secara penuh, peluang Amien tetap kecil untuk ke putaran dua," tandas Anis.PKS 'menyingkirkan' duet Mega-Hasyim dan SBY-Kalla saat meramu rekomendasi capres-cawapres pilihan untuk Pilpres I. Alasannya, Mega dinilai sebagai pemerintah yang gagal, sedangkan SBY-Kalla pernah menjadi bagian dari pemerintahan Mega.Rekomendasi PKS pada akhirnya merujuk pada Amien-Siswono, setelah beberapa lama terjadi tarik menarik antara kubu pendukung Amien-Siswono dengan Wiranto-Salahuddin Wahid. Sedangkan pendukung Hamzah-Agum hanya segelintir.Tapi kenyataan berbicara lain. Hasil perolehan sementara Pilpres I menempatkan SBY-Kalla di posisi jawara, dan Mega-Hasyim di posisi dua. Sementara Amien-Siswono di posisi empat, jauh dari harapan untuk bisa menembus Pilpres II.Sikap oposisi tidak menjadi pilihan PKS pada Pilpres II. Apa boleh buat, PKS kini harus memperhitungkan kedua kandidat yang 'disingkirkan' dalam proses awal rekomendasi itu. SBY kah atau Mega kah?
(sss/)











































