Siswi SMP Diperkosa di Cengkareng

Siswi SMP Diperkosa di Cengkareng

- detikNews
Rabu, 12 Okt 2011 14:29 WIB
Jakarta - MI, siswi SMP (14) dicekoki pil oleh 2 pria yang baru dikenalnya. Kegadisan MI direnggut paksa di sebuah kamar di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

MI berbagi kisah pilunya di kediamannya di Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (12/10/2011).

Perempuan berambut panjang dan berkulit putih ini mengisahkan, kejadian berawal saat dia berkirim SMS dengan temannya, Rusli, pada Minggu 2 Oktober 2011. Rusli yang diperkirakan berumur 30 tahun ini diketahui sempat bekerja Koperasi Simpan Pinjam sekitar 100 meter dari rumah MI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MI dan Rusli lalu janjian untuk bertemu di pusat perbelanjaan di Cengkareng. MI kemudian diajak Rusli ke Terminal Rawa Buaya dengan menumpang taksi.

"Saya dibawa lagi ke rumah temannya. Di situ, saya dikenalkan oleh teman Rusli, namanya Hermansyah. Setelah ngobrol-ngobrol pukul 16.00 WIB, saya diajak pergi Rusli dan Hermansyah naik taksi. Di tengah jalan, dipaksa menelan pil warna kuning," kata MI.

MI lalu dibawa ke sebuah diskotek yang ia tidak ketahui alamatnya. "Habis itu, saya tidak sadar dan tiba-tiba saya ada di dalam kamar. Pas, saya mau buang air kecil, berdarah dan perih kemaluan saya," cerita MI.

Di dalam kamar itu, MI melihat Hermansyah. Ia meminta diantar pulang oleh Hermansyah. Tidak lama kemudian, Rusli datang ke kamar itu.

Rusli mengajak MI menginap ke rumah bibinya di kawasan Rawa Buaya pada Senin 3 Oktober 2011. "Saya baru bisa pulang ke rumah Selasa, setelah dijemput orang tua," kata MI yang mengaku tidak diiming-imingi apapun oleh pelaku ini.

Ibunda MI, Rustan Banjar Nahor, mengaku telah berupaya mencari keberadaan putrinya. "Selama dia tidak ada, kita khawatir. Kami menelepon tetapi tidak diangkat. Akhirnya, kita mendatangi perusahaan telepon dan melacak di mana keberadaannya. Ketahuan posisi di sana, dan kita jemput," kata Rustan.

Keluarga sepakat melaporkan kasus yang menimpa MI ke Polres Jakarta Barat pada Rabu 5 Oktober 2011. MI juga telah divisum. "Hermansyah kerja di koperasi juga. Saya dengar itu atasan Rusli. Kita sudah menyamperi Hermansyah. Tetapi, dia marah dan tidak ngaku. Kita minta polisi menangkap pelaku," kata Rustan.

(aan/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads