Dia menuturkan, 46 tahun lalu atau pada tahun 1965 adalah saat-saat setelah revolusi. Mahasiswa kala itu sedang semangat-semangatnya lantaran menjadi generasi baru revolusi.
"Pada saat 1965 saya jadi mahasiswa. Mahasiswa saat itu saling berantem. Saya termasuk yang dikejar-kejar mahasiswa lain. Pada saat itu saya bilang, 'Ngapain sih lo ngejarin gue. Mahasiswa itu bilang, 'Lo kan ikut bapak lo'," kisah Mega saat kuliah umum pemikiran pendiri bangsa edisi Soekarno di Megawati Institute, Jl Proklamasi No 53, Jakarta, Rabu (12/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai sekarang pun edisi generasi cucu saya, di sekolahnya, Bung Karno masih dibilang sebagai pengkhianat bangsa. E...e...e... itu bagaimana dunia begitu modelnya. Indonesia tidak mengerti apa pokok pikiran dari Bung Karno," sambung presiden perempuan pertama di republik ini.
Mega tercatat pernah menjadi mahasiswi Fakultas Pertanian UNPAD Bandung pada 1965-1967. Namun Mega tidak menyelesaikan pendidikannya. Dia juga pernah kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia pada 1970-1972, namun juga tidak selesai.
(vit/asy)











































