"Hari ini kita telah terjunkan tim pengawas ke sana untuk menyelesaikan kasus ini," ujar Muhaimin Iskandar dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (11/10/2011).
Menurut Muhaimin, bentrokan yang terjadi di Freeport seharusnya bisa dihindari jika kedua belah pihak sama-sama mengedepankan sikap persuasif dan taat hukum. Hal ini yang biasa dilakukan oleh perusahaan lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Muhaimin, bentrokan itu bermula dari mogok kerja sekitar 7.000 buruh sejak 15 September lalu. Perundingan yang dilakukan kedua belah pihak menemui jalan buntu.
"Saya mengimbau agar keduanya kembali ke meja perundingan. Dan saya minta aparat keamanan untuk lebih bersikap persuasif dalam mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai ada yang coba-coba memanfaatkan situasi ini," imbuhnya.
(her/mok)










































