Hasil penghitungan cepat yang dilakukan LSI, Jefry Noer-Ibrahim dengan nomor urut 3 ini diklaim meraih suara 45,32 persen. Sedangkan pasangan Burhanudin-Zuler meraih suara 39,23 persen. Pasangan nomor urut 1, Nasrun Efendi-M Nizar meraih 15,45 persen.
Menurut Koordinator LSI Wilayah Riau, Jambi dan Sumbar, Dudi Hendrizal, penghitungan cepat ini dilakukan dengan menyebar 180 petugas di lapangan. Tingkat toleransi kesalahan sekitar 2 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 98 persen dari 99,05 persen suara yang masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentunya penghitungan versi LSI ini berbeda dengan penghitungan tim sukses Burhanudin, tersangka KPK dalam kasus gratifikasi izin kehutanan. Data dari tim sukses jagonya Golkar itu diketahui, Burhanudin unggul dari Jefry dengan meraih 42,78 persen. Sedangkan Jefry Noer dari Demokrat ini meraih 41,34 persen, untuk nomor urut 1 meraih 15,88 persen.
Terlepas saling mengklaim keunggulan tersebut, Ketua KPUD Kampar, Syafril Abdulah kepada detikcom menyebut, hasil pleno baru akan diumumkan pada Jumat (14/10/2011) di Hotel Labersa.
"Silahkan saja bila ada penghitungan suara yang dilakukan masing-masing calon. Hari ini kita baru melakukan penghitungan di tingkat PPK dan akan berlangsung sampai besok," kata Syafril.
Sementara itu, Wakapolres Kampar, Kompol Alpen mengatakan, secara umum pelaksanaan Pemilukada berjalan aman dan lancar. "Secara umum pelaksanaan berjalan lancar dan aman walau kita melihat partisipasi masyarakat minim. Namun demikian kita tetap memberikan pengamanan bagi ketiga calon tersebut guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Alpen.
(cha/fay)











































