GBK Masih Sepi, Pedagang Merchandise Lesu

Jelang Indonesia Vs Qatar

GBK Masih Sepi, Pedagang Merchandise Lesu

- detikNews
Selasa, 11 Okt 2011 17:19 WIB
Jakarta - Menjelang kick off pertandingan sepakbola Indonesia versus Qatar, Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, tidak seramai biasanya. Jalanan menuju GBK masih lancar. Pedagang pernak-pernik sepakbola di lokasi pun lesu.

Pantauan detikcom sejak pukul 15.30 hingga 16.30 WIB belum terjadi penumpukan penonton. Jalan Sudirman di kedua arah terlihat lancar. Sedangkan di Gerbang Pemuda depan Kemenpora dan Jl Asia Afrika juga lancar.

Di dalam GBK, hingga saat ini, penonton berdatangan dalam kelompok-kelompom kecil berisi 4-5 orang. Di sekitar kompleks senayan juga tidak seramai biasanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pedagang merchandise yang biasa berjualan di sekitar GBK mengeluhkan sepinya GBK. Dadang, pedagang asal Bandung, misalnya. Dia mengeluh belum bisa balik modal lantaran sepinya pembeli.

"Sampai 16.15 WIB belum balik modal, padahal biasanya sudah balik modal. Turun sampai 60 persen. Harapannya tinggal punya dana buat balik ke Bandung," ucap Dadang sembari menatap sedih kaos, topi dan syal yang dijualnya.

Pedagang lain malah mengaku belum ada yang terjual sama sekali. Pengakuan itu disampaikan Rusmini. "Iya sepi, ini paling sepi. Biasanya saya jam segini Rp 300-400 ribu sudah dapat, tapi sekarang dari pagi belum dapat sama sekali," keluh perempuan asal Majalengka ini.

Dadang dan dan Rusmini menggelar dagangannya di atas karpet bersama puluhan pedagang pernak-pernik sepakbola lainnya di dekat pintu masuk. Karena putus asa, Rusmini bahkan berencana menurunkan harga dagangannya.

"Kalau pukul 17.00 WIB masih belum laku akan saya turunkan harganya," ucap dia.

Sepinya GBK juga diamini koordinator tiket boks di tempat penjualan tiket di pintu Masjid Al Bina, Feri. Dia menuturkan, sehari sebelum pertandingan digelar dari seluruh kategori hanya 8.000 lembar tiket yang terjual.

"Hari ini belum hitung, tapi saya prediksi hanya sekitar 20-30 ribu. Padahal biasanya 80.000 lembar habis," ucap Feri.

Menurut dia, sepinya GBK dipicu kekalahan Indonesia pada pertandingan sebelumnya saat melawan Bahrain pada bulan lalu.

Sementara itu sekitar 3.600 personel dari Polda Metro Jaya bersiaga dibantu pengamanan dari pihak-pihak komunitas warga. Untuk pengamanan mercon, para penonton mendapat pemeriksaan cukup ketat. Di gerbang masuk mendekati stadion, pengunjung diperiksa tasnya. Pun di pintu masuk stadion, pemeriksaan kembali dilakukan. Botol minuman tidak dibolehkan dibawa masuk ke dalam stadion.

"Kalau kedapatan membawa mercon atau senjata api akan diambil," kata seorang polisi yang enggan disebutkan namanya.

Pertandingan Indonesia versus Qatar dimulai pukul 19.00 WIB. Jika biasanya mulai pukul 15.00 WIB penonton sudah dibolehkan masuk ke dalam stadion, namun karena pengunjung hari ini lebih sedikit, pintu masuk baru dibuka pukul 17.00 WIB.

(vit/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads