Kloter tersebut meninggalkan Madinah sekitar pukul 17.30 WAS, Senin (10/10). Mereka mengenakan baju ihrom dari hotel. Pemberangkatan kloter dari Jambi dilepas oleh Kadaker Madinah Akhmad Jauhari di depan hotel.
Dalam pidatonya, Jauhari berpesan agar jamaah setiba di Makkah tetap menjaga kesehatan. Sebab puncak haji yang ditandai wukuf di Arafah masih cukup lama. "Harap berhemat memakai energi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah kloter tersebut 450 orang namun hanya berangkat 447 orang. Penyebabnya, 2 jamaah terkendala administrasi paspor sedang satunya sedang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia di Makkah. Kloter tersebut menginap di kawasan Zumaizah, sekitar 1,5 km dari Masjidil Haram.
Kloter kedua yang berangkat ke Makkah berasal dari JKS-1. Mereka naik bus selepas magrib.
Hari ini, 15 kloter juga akan berangkat ke Makkah dari Madinah. Sementara, kedatangan jamaah di Bandara Jeddah dan Madinah terus berlangsung. Jamaah yang mendarat di Jeddah dibawa bus ke Madinah untuk salat arbain dan berziarah selama 8-9 hari. Setelah masa tinggal mereka habis, mereka digeser ke Makkah.
(nrl/lrn)










































