KRI Soeharso, RS Terapung di Pantai Belitung Nan Tenang

KRI Soeharso, RS Terapung di Pantai Belitung Nan Tenang

- detikNews
Selasa, 11 Okt 2011 13:42 WIB
KRI Soeharso, RS Terapung di Pantai Belitung Nan Tenang
Tanjung Pandan - KRI dr Soeharso sudah hampir sebulan merapat di Pelabuhan Tanjung Batu, Belitung. Kapal ini melayani masyarakat sekitar Belitung yang sakit, secara cuma-cuma.

Kapal besar ini bersandar di ujung jalan aspal panjang di tengah laut, di pelabuhan Tanjung Batu. Jaraknya hampir 1 kilometer dari pantai. Pantai ini berjarak 30 kilometer dari pusat kota Tanjung Pandan. Kapal ini tidak bersandar sendirian, ada kapal feri milik Pelni yang ikut bersandar.

Tak seperti KRI lainnya, KRI Soeharso berlogo palang merah besar di tengah lambung kapalnya. Bendera merah putih berkibar di puncak menara kapal. Kapal sepanjang 120 meter ini didominasi warna abu-abu muda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapal juga tampak bersandar dengan tenang nyaris tanpa goyangan. Karena Pantai Belitung memang sangat tenang. Ombak di pantai pun tak pernah lebih tinggi dari mata kaki orang dewasa.

Layaknya sebuah KRI, awal kapal sebagian besar adalah personel TNI AL. Mereka sudah mengendarai kapal melewati sejumlah pulau di Indonesia hingga merapat ke Bangka Belitung. Kapal ini diberangkatkan dalam rangkaian Surya Baskara Jaya TNI AL.

Kapal ini dilengkapi dengan peralatan modern seperti halnya sejumlah rumah sakit ternama di Jakarta. Kapal ini juga dilengkapi oleh 20 orang dokter spesialis. Kapal ini mampu menampung ratusan pasien dalam sekali rawat. Disediakan ambulan berlogo TNI AL yang siap menjemput pasien.

Bersandarnya kapal ini ke Pantai Belitung bukan tanpa sebab. Pada hari Kamis (12/10/2011) esok, Presiden SBY akan menutup acara Sail Wakatobi-Belitung. Memang keberadaan kapal menambah kesiapan Belitung menyambut acara akbar tersebut.

Paspampres juga sudah disiagakan ke kapal ini. Gladi resik penyambutan Presiden SBY sudah berulangkali dilakukan. Kemungkinan besar Presiden SBY akan meninjau RS terapung ini.

Pada saat detikcom berkunjung ke KRI Soeharso, Selasa (11/10/2011), satu unit ambulans baru saja mengangkut pasien. Enam orang pasukan TNI dengan sigap menjemput ambulans. Ibu-ibu yang tampak lemas dan tengah diinfus pun ditandu naik lewat tangga kapal.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad menilai keberadaan RS ini sangat positif. Ia berharap RS terapung ini bisa ikut berpartisipasi menjaga kesehatan masyarakat dan pengunjung Sail Wakatobi-Belitung 2011.

"Jadi kita memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara cuma-cuma. Selain itu juga diadakan pusat pelayanan kesehatan di pantai, juga sejumlah pameran kelautan dan pariwisata Belitung," tutur Fadel, saat dikonfirmasi detikcom.


(van/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads