"Setelah mendapat laporan soal kecelakaan kemarin. Saya langsung tegur Transjakarta," tutur Fauzi Bowo kepada wartawan di Gedung Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (10/10/2011).
Fauzi mengatakan, meski itu jalur khusus pengelola harus tetap mengutamakan kenyamanan faktor lingkungan di sekitarnya. Selain itu, keselamatan pengguna jalan tetap harus diutamakan.
"Keselamatan penumpang dan lingkungan harus jadi prioritas utama," katanya.
Pria yang akrab disapa Foke ini menambahkan, pengelola menindak pengemudi yang ugal-ugalan. Itulah gunanya tracking system yang baru saja diresmikan pada armada.
"Itu harus dioptimalkan penggunaannya. Jadi bisa terlacak yang ngebut-ngebut," tambahnya.
Sebagai sarana pendukung keselamatam di jalur tersebut, Foke berencana menambah Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) agar masyarakat tidak lagi menyebrang melalui jalur busway. Selain JPO yang perlu diperbaiki, peninggian sparator juga tidak kalah penting untuk meminimalisir angka kecelakaan.
"Masalah peninggian separator, ada konsep yang lebih jauh yakni ada segregasi koridor. Artinya, koridornya dipasang pagar. Sedangkan untuk pembangunan JPO itu saya rasa harus tetap punya perhitungan dimana JPO harusnya diletakkan di tempat-tempat yang strategis. Kalau perlu ditambah ya ditambah tapi di lokasi yang strategis," pesan pria berkumis ini.
(lia/fjp)











































