Hentikan Sementara SMS Premium & Umumkan Content Provider Nakal

Hentikan Sementara SMS Premium & Umumkan Content Provider Nakal

- detikNews
Senin, 10 Okt 2011 16:58 WIB
Jakarta - Komisi I DPR berang dengan dugaan pencurian pulsa pelanggan seluler oleh perusahaan penyedia konten (content provider/CP). Beberapa di antaranya mengusulkan penghentian sementara (moratorium) layanan SMS premium, yang diduga menjadi alat pencurian.

"Kita hentikan sementara, sampai koridor-koridor aturan jelas, agar masyarakat diperhatikan dan tidak dirugikan," kata Anggota Komisi I DPR dari F-PAN Teguh Juwarno dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Menkominfo Tifatul Sembiring di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2011).

Rapat juga dihadiri oleh BRTI dan sejumlah petinggi perusahaan operator, seperti Telkom, Indosat, XL dan Axis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya di tempat yang sama, Tifatul mengatakan, pemerintah tidak bisa mengontrol secara penuh CP karena tidak ada peraturan yang memberi kewenangan untuk itu. Kontrol terhadap CP dilakukan oleh operator lewat perjanjian kerjasama.

M Najib juga dari F-PAN, mengatakan tidak mungkin operator tidak mengetahui tindak tanduk CP.

"Ini ada kerjasama diam-diam, atau minimal pura-pura tidak tahu, untuk menikmati keuntungan besar dari ini. Apakah keuntungan operator tidak cukup sehingga menikmati keuntungan ilegal?" tanya Najib.

Roy Suryo mengusulkan agar pemerintah dan operator mengumumkan perusahaan CP nakal yang diduga kerap melakukan penyedotan dan pencurian pulsa. "CP nakal harus diumumkan," usul politikus Demokrat ini.
(lrn/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini