"Kalau dari segi prestasi, saya tidak tahu kementerian lain. Tapi kita kerja seperti kuda. Siang malam dan pagi sore kita kerja. Artinya, kalau di sisi pekerjaan dan loyalistas Insya Allah," kata Tifatul Sembiring di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (10/10/2011).
"Soal reshuffle hak prerogatif Presiden. Dijamin oleh konstitusi," tambahnya.
Tifatul memaparkan, PKS tidak dalam posisi melakukan negosiasi terkait reshuffle. Partai dakwah tersebut selama ini menurut saja apa kata presiden terkait reshuffle.
"Nggak-nggak, sebetulnya masalah ini kan di parlemen dibawa ke sini. Kami nurut, semua manut kok. Ada yang berbeda pendapat, ada di parlemen
ngomong begini begitu. Ya biasa lah namanya hubungan ini," tegas Tifatul.
Sebelumnya diberitakn, mantan Presiden PKS ini mengaku tadi malam dipanggil oleh Presiden SBY ke Cikeas untuk meredakan 'kegaduhan' yang saat ini terjadi di PKS.
"Beliau meminta ketidaknyamanan dan pertengkaran di bawah itu agar di-stop. Intinya begitu," kata Tifatul.
(anw/lia)











































