Nasib Menteri PKS Tunggu Pertemuan SBY & Presiden PKS

Nasib Menteri PKS Tunggu Pertemuan SBY & Presiden PKS

- detikNews
Senin, 10 Okt 2011 14:25 WIB
 Nasib Menteri PKS Tunggu Pertemuan SBY & Presiden PKS
Jakarta - Seluruh menteri asal PKS di pemerintahan SBY-Boediono belum divonis apakah akan tetap di kabinet atau terkena reshuffle setelah dipanggil ke Cikeas, Minggu (9/10) malam. Nasib mereka menunggu pertemuan SBY dengan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Kalau nanti melangkah ke agenda reshuffle tentu saja komunikasinya bukan ke menteri yang bersangkutan tetapi kepada pimpinan partai," ujar Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2011).

Menurut Mahfudz, hingga kini belum ada pertemuan antara SBY dengan Presiden PKS. Namun hingga kini, PKS masih menunggu nasibnya di Kabinet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi PKS kita tunggu saja," imbuh dia.

Meski belum divonis, lanjut Mahfudz, belum bisa dibilang posisi menteri PKS aman. Yang jelas, hingga kini 4 menteri PKS masih terus bekerja.

"Bukan soal aman nggak aman, yang penting menteri-menteri sudah kita amanatkan untuk menyampaikan persoalan kinerja, problemnya apa dan ide-idenya seperti apa. Soal ide reshuflle, ya kita tinggal tunggu komunikasi presiden dengan pimpinan partai," demikian Mahfudz.

Empat menteri PKS yang diundang dan datang adalah Menkominfo Tifatul Sembiring, Mensos Salim Segaf Al Jufrie, Menristek Suharna Surapranata, dan Menteri Pertanian Suswono. Namun Mensos Salim Al Jufrie tidak dapat hadir dalam pertemuan tersebut.

Menurut sumber yang juga elit PKS, empat menteri sudah melapor ke DPP begitu pemanggilan usai. Mereka mengaku diajak bicara soal evaluasi koalisi secara global. Hanya sedikit menyangkut reshuffle kabinet.

"Sudah (lapor), katanya biasa saja, masih sama menyangkut kinerja. SBY masih bingung," ujar sumber tersebut.

Namun rupanya Menkominfo Tifatul Sembiring buru-buru memberikan klarifikasi berbeda. Ia tak ingin pertemuan dispekulasikan macam-macam, Tifatul menegaskan tak ada pembicaraan reshuffle.

"Tentang pagelaran seni budaya pada saat pembukaan SEA Games nanti, bukan soal isu-isu reshuffle di kabinet," terang Tifatul dalam akun twitternya.



(nik/fay)


Berita Terkait