Demikian disampaikan Pimpinan Komisi I DPR dalam jumpa pers di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2011).
"Kita jadwalkan besok, sekarang masih dalam proses komunikasi," ujar Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyebutnya pendudukan diam-diam sebagian wilayah NKRI, ini secara umum banyak terindikasi terjadi di sejumlah wilayah dan berlangsung lama," kata Mahfudz.
Politikus PKS ini menjelaskan, panggilan komisi kepada menhan akan mempertanyakan lemahnya kontrol keamanan di daerah perbatasan. Hal ini tampak dari sedikitnya aparat dan sarana serta prasarana.
"Bahkan alat komunikasi tentara kita, kita mendapat informasi itu pakai HP, dan providernya dari Malaysia," kata Mahfudz disambut gelak tawa para wartawan.
Ditanya siapa yang paling bertanggung jawab soal pencaplokan wilayah RI tersebut, Wakil Ketua Komisi TB Hasanuddin menyatakan pihaknya masih akan menunggu penjelasan dari kementerian terkait.
"Untuk itu kita akan memanggil mereka supaya tahu siapa yang harus bertanggung jawab," ujarnya.
(lrn/rdf)











































