"Bicara reshuffle itu bukan ke Pak Tifatul, Suswono atau Pak Suharna," kata Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2011).
Mahfudz menanggapi pemanggilan 4 menteri dari PKS ke kediaman Presiden SBY semalam. Mereka yakni Menkominfo Tifatul Sembiring, Mentan Suswono, Menristek Suharna Surapranata. Mensos Salim Segaf Al-Jufri tidak bisa hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahfudz menegaskan, ketika kader PKS menjadi menteri, maka mereka sepenuhnya berada di bawah arahan dan petunjuk Presiden. Itu sebabnya tidak ada menteri dari PKS yang menjabat struktur DPP.
"Kami tidak mau menteri menjadi mendua," ujar Ketua Komisi I DPR ini.
Mengenai pernyataan Tifatul bahwa dalam pertemuan semalam Presiden meminta kader PKS di bawah tidak gaduh terkait rencana reshuffle, Mahfudz menanggapi santai. Menurutnya, PKS tidak seperti partai lain yang justru menginisiasi hal-hal tertentu terkait reshuffle.
"PKS posisinya menunggu, tidak ambil inisiatif apapun seperti meminta menteri A diganti, menteri B digeser ke sini, menteri C ke situ," kata Mahfudz yang tidak memungkiri hal itu dilakukan partai koalisi lain.
(lrn/rdf)











































