"Terganggu sih enggak, cuma geli saja karena lucu. PKS merasa kontraknya khusus, jadi itu tidak ada yang khusus," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Ahmad Mubarok saat dihubungi detikcom, Senin (10/10/2011).
Mubarok mengingatkan, kontrak politik tidak bisa mengalahkan konstitusi. Karena itu, dia merasa heran dengan pernyataan Sekjen PKS Anis Matta di publik yang cuap-cuap soal kontrak politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mubarok menduga sikap PKS yang kerap mengkritik pemerintah itu, padahal masuk menjadi bagian dari koalisi, karena tipe partai yang ideologis. Sehingga, mereka ingin selalu memunculkan kepentingannya.
"PKS itu partai ideologis, jadi lebih kuat dari nasionalis, saya tidak kaget. Mudah-mudahan nanti semakin tebal nasionalisme-nya," tuturnya.
(ndr/fay)











































