Mubarok: Komunikasi Lebih Enak dengan PDIP Dibanding PKS

Mubarok: Komunikasi Lebih Enak dengan PDIP Dibanding PKS

- detikNews
Senin, 10 Okt 2011 13:35 WIB
Mubarok: Komunikasi Lebih Enak dengan PDIP Dibanding PKS
Jakarta - Presiden SBY memanggil Tifatul Sembiring Cs ke Cikeas. Salah satu pesan SBY agar Tifatul dan politikus PKS yang ada di kabinet bisa meredam kegaduhan di internal PKS mengenai isu reshuffle kabinet. Benarkah PKS 'mengganggu' SBY?

"Terganggu sih enggak, cuma geli saja karena lucu. PKS merasa kontraknya khusus, jadi itu tidak ada yang khusus," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Ahmad Mubarok saat dihubungi detikcom, Senin (10/10/2011).

Mubarok mengingatkan, kontrak politik tidak bisa mengalahkan konstitusi. Karena itu, dia merasa heran dengan pernyataan Sekjen PKS Anis Matta di publik yang cuap-cuap soal kontrak politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kita serahkan saja ke publik. Begini, PDIP itu oposisi tapi kita komunikasi lebih enak dibanding PKS. Ya lihat saja statement-statement-nya, seolah-olah bukan bagian dari partai koalisi," jelasnya.

Mubarok menduga sikap PKS yang kerap mengkritik pemerintah itu, padahal masuk menjadi bagian dari koalisi, karena tipe partai yang ideologis. Sehingga, mereka ingin selalu memunculkan kepentingannya.

"PKS itu partai ideologis, jadi lebih kuat dari nasionalis, saya tidak kaget. Mudah-mudahan nanti semakin tebal nasionalisme-nya," tuturnya.

(ndr/fay)


Berita Terkait