"Kontrak politik atau komitmen yang pernah ada bukanlah segalanya. Tentu masa 2 tahun yang telah berjalan menjadi bahan evaluasi dalam mengambil keputusan reshuffle nantinya," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin kepada detikcom, (9/10/2011).
Menurut anggota komisi hukum DPR ini reshuffle bertujuan untuk memperbaiki kinerja kabinet yang berujung pada upaya mewujudkan kepentingan rakyat. Oleh karenanya evaluasi tersebut berlaku juga untuk menteri baik yang berbasis dari partai politik maupun tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena setiap menteri yang direshuffle harus menerima dengan lapang dada. Semua perbaikan tersebut menurutnya demi untuk meningkatkan pengabdian kepada rakyat.
"Seluruh jajaran Kementerian ke depan juga harus siap menjalani peran dan mandat yang lebih people-oriented atau lebih berorientasi untuk kepentingan rakyat," imbuhnya.
(her/asp)











































