Dijelaskan Kapolsek Kemayoran, Kompol Sudanto, peristiwa itu terjadi selepas maghrib atau sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, korban tengah berada di depan masjid di Komplek Kodam, Gang Lancar, Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Pelaku membawa sebilah parang, lalu mengayunkannya kepada korban yang merupakan pamannya sendiri," kata Sudanto saat dihubungi detikcom, Minggu (9/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Tisna ini suka pulang ke kampungnya di Kuningan, Jawa Barat. Setiap pulang, pamannya suka nitip uang buat keluarganya di Kuningan," jelasnya.
Korban kemudian memarahi pelaku lantaran uang yang dititipkan itu tidak pernah disampaikan ke keluarganya di Kuningan. Namun, pelaku kemudian menyambutnya dengan sebilah parang.
"Pelaku menyerang semua orang secara membabi-buta," katanya.
Tidak hanya pamannya yang menjadi korban, bahkan seorang sekuriti dan pembersih jalan yang hendak mengamankan pelaku, juga ikut terkena sabetan parang pelaku.
"Juga ada pejalan kaki yang terluka. Semua korban laki-laki," kata dia.
Akibat peristiwa itu, seluruh korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam. Tiga korban menjalani rawat jalan, sementara paman pelaku masih kritis.
"Pamannya mau dirujuk ke RSCM karena kritis, jari-jarinya putus," tandasnya.
(mei/her)











































