PKB Harap Pemilu 2014 Tak Seberat 2009

PKB Harap Pemilu 2014 Tak Seberat 2009

- detikNews
Minggu, 09 Okt 2011 14:34 WIB
PKB Harap Pemilu 2014 Tak Seberat 2009
Jakarta - Pemilu 2009 lalu dirasa berat oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebab aturannya rumit dan tidak menentu. PKB pun berharap revisi UU Pemilu bisa cepat selesai sehingga tak lagi ada ketidakpastian hukum dan sistem.

"2009 Pemilu berat bagi PKB. Karena posisi dan aturannya rumit tidak menentu," kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat membuka diskusi publik DPP PKB tentang RUU Pemilu di Kantor DPP OKB, Jl Raden Saleh, Jakarta, Minggu (9/10/2011).

"2 Bulan diketahui sistem yang dipakai dengan suara terbanyak, padahal kita sudah buat dengan konsep nomor urut," imbuh Muhaimin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PKB pun berharap revisi UU Pemilu bisa segera diselesaikan demi tegaknya kepastian hukum dan sistem. Jika revisi cepat selesai maka partai-partai yang bersiap mengikuti pemilu juga akan mendapat waktu lebih banyak untuk mempersiapkan diri.

"2014 kita tidak ingin ulang ketidakpastian hukum dan sistem. Kita harap UU ini selesai cepat, agar partai bisa bersiap-siap lebih baik untuk melahirkan pemerintahan yang lebih kuat," harap Muhaimin.

Wakil Ketua Pansus Pemilu, Taufik Hidayat pada pekan lalu mengatakan, pembahasan perubahan UU Pemilu ditargetkan selesai awal tahun depan. Sejumlah pasal yang memicu perdebatan parpol akan dibahas belakangan. Misalnya tentang Parliamentary Threshold (PT), akan dibahas setelah semua substansi selesai.

Pada RUU Pemilu itu, juga terdapat substansi lainnya yang belum berhasil disepakati tunggal, yakni mengenai konversi suara pemilu menjadi kursi. Perdebatan di DPR hingga terakhir menghadirkan dua opsi pasal, yakni konversi suara menjadi kursi terbagi habis di daerah pemilihan (dapil).

(vit/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads