Kinerja DPR 2011 Lebih Buruk Dibanding 2010

Kinerja DPR 2011 Lebih Buruk Dibanding 2010

- detikNews
Minggu, 09 Okt 2011 12:43 WIB
Kinerja DPR 2011 Lebih Buruk Dibanding 2010
Jakarta - Sejak dilantik dua tahun silam, produktifitas DPR periode 2009-1014 dinilai semakin jatuh merosot. Buktinya, belum ada satu pun RUU yang masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2011 yang telah disahkan sebagai UU baru.

Demikian kesimpulan hasil evaluasi Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) terhadap dua tahun kinerja DPR. Hasil evaluasi dipaparkan Koordinator Formappi, Sebastian Salang, di kantornya, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Minggu (9/10/2011).

"Kinerja DPR makin merosot dan makin kehilangan kepercayaan masyarakat," ujar Sebastian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indikator yang dipakai dalam evaluasi kali ini adalah target Prolegnas 2011 yang terdiri dari 70 RUU dan 23 RUU yang belum DPR selesaikan pada 2010. Ternyata dari 93 RUU tersebut, hanya 12 yang per Oktober 2011 telah selesai disahkan sebagai UU.

"Itu pun yang luncuran dari Prolegnas 2010. Tidak ada yang merupakan target Polegnas 2011," papar Sebastian.

Sedangkan evaluasi periode sama pada 2010 menunjukan produktifitas yang 'lebih baik', yaitu 15 UU yang mampu DPR hasilkan. Meski lebih baik, tapi sebenarnya masih sangat jauh di bawah target capaian minimum yaitu 24 UU per tahun.

Padahal berbagai agenda studi banding ke luar negeri untuk keperluan penyusunan UU terus berlangsung, meski mengundang kontroversi. Bila DPR masih merasa memerlukan kepercayaan masyarakat, maka mereka harus segera memperbaiki diri.

"Di tahun pertama mungkin karena belum berpengalaman, masih dimaklumi. Tapi ini sudah tahun kedua. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Sebastian.

(rdf/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads