Demikian kesimpulan hasil evaluasi Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) terhadap dua tahun kinerja DPR. Hasil evaluasi dipaparkan Koordinator Formappi, Sebastian Salang, di kantornya, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Minggu (9/10/2011).
"Kinerja DPR makin merosot dan makin kehilangan kepercayaan masyarakat," ujar Sebastian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu pun yang luncuran dari Prolegnas 2010. Tidak ada yang merupakan target Polegnas 2011," papar Sebastian.
Sedangkan evaluasi periode sama pada 2010 menunjukan produktifitas yang 'lebih baik', yaitu 15 UU yang mampu DPR hasilkan. Meski lebih baik, tapi sebenarnya masih sangat jauh di bawah target capaian minimum yaitu 24 UU per tahun.
Padahal berbagai agenda studi banding ke luar negeri untuk keperluan penyusunan UU terus berlangsung, meski mengundang kontroversi. Bila DPR masih merasa memerlukan kepercayaan masyarakat, maka mereka harus segera memperbaiki diri.
"Di tahun pertama mungkin karena belum berpengalaman, masih dimaklumi. Tapi ini sudah tahun kedua. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Sebastian.
(rdf/lh)











































