Kabinet Direshuffle, Setgab Koalisi Perlu Ditata Lagi

Kabinet Direshuffle, Setgab Koalisi Perlu Ditata Lagi

- detikNews
Minggu, 09 Okt 2011 11:57 WIB
Jakarta - Tanpa dukungan parlemen yang kuat, seperti apa pun susunan baru Kabinet Indonesia Baru (KIB) II pasca reshuffle tidak akan efektif mendorong percepatan pembangunan. Maka sebaiknya Presiden SBY sekaligus melakukan penataan ulang terhadap parpol koalisi pendukung pemerintahannya.

"Reshuffle kabinet seperti apa pun tak akan efektif jika tanpa adanya konsep dan tatanan baru koalisi pendukung pemerintahan yang lebih efektif," ujar Ketua DPP PAN, Bima Arya Sugiharto, kepada detikcom, Minggu (9/10/2011).

Ketika dibentuk dua tahun lalu, Setgab Koalisi ditujukan sebagai forum bagi pimpinan fraksi partai koalisi menyatukan visi dan misi dalam mendukung suksesnya program kerja pemerintahan di parlemen. Namun hingga kini pelaksaan fungsi tersebut tidak juga menunjukkan capaian yang signifikan, meski telah dilakukan penataan ulang terhadap paksa koalisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setgab masih disfungsi. Penataan ulang beberapa bulan lalu terbukti tidak efektif," ujar Bima.

Pentingnya penataan ulang untuk penguatan parpol koalisi makin terasa mendesak mengingat persaingan di Pemilu 2014 akan sangat sengit. Tidak tertutup kemungkinan para politisi dari masing-masing parpol koalisi melakukan manuver-manuver yang berpotensi semakin melemahkan fungsi Setgab Koalisi mendukung pemerintahan.

Lantas berdasar faktor apa saja penataan ulang Setgab Koalisi itu dilakukan? "Loyalty, chemistry and integrity," jawab Bima.

(lh/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads