Lagi, 9 TKW Bermasalah Berhasil Dipulangkan

Laporan dari Dubai

Lagi, 9 TKW Bermasalah Berhasil Dipulangkan

- detikNews
Minggu, 09 Okt 2011 04:58 WIB
Lagi, 9 TKW Bermasalah Berhasil Dipulangkan
Dubai - Sebanyak 7 dari 9 TKW bermasalah tersebut berasal dari Jawa Barat, 1 orang dari Banten dan 1 orang dari Jakarta. Seorang TKWsedang dalam tahap pemulihan pasca serangan jantung yang dideritanya.

Kesembilan TKW tersebut adalah Nurngaeni Binti Kasmin Warnipan, Turini Binti Ramita Saba, Darminih Binti Tono Karnadi (Indramayu, Jawa Barat), Nur Fiyanah Binti Sabda Handoko, Siti Warsiti Binti Api Sulaeman, Maesaroh Binti Abdulgani Khatima (Cirebon, Jawa Barat), Halimah Binti Sidik Jamhuri (Bekasi, Jawa Barat).

KemudianMarsiti Binti Mahad Yamsi (Jakarta), dan Marlini Novitasari Asari Binti Mahfudin (Serang, Banten). Marlini mendapat serangan jantung dan menjalani perawatan medis selama 1 bulan di Rashid Hospital.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para TKW bermasalah tersebut sebelumnya ditampung sementara dan mendapat perlindungan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai, dengan lama penampungan beragam antara 3,5 hingga 11 bulan.

"Mereka berada di penampungan KJRI Dubai karena meminta bantuan KJRI Dubai setelah kabur dari majikan," demikian Konsul Pensosbud Adiguna Wijaya dalam keterangan pers kepada detikcom malam ini atau Minggu (9/10/2011) dinihari WIB.

Disebutkan, alasan mereka kabur umumnya karena tidak betah dengan situasi tempat bekerja, beban kerja terlalu berat, majikan ringan tangan, majikan tempramental, mengalami pelecehan seksual serta tidak digaji.

KJRI Dubai berhasil membantu menyelesaikan kasus dan proses penyelesaian hukum serta administrasi permasalahan mereka dengan otoritas imigrasi, kepolisian, majikan dan agen penyalur tenaga kerja di Dubai serta beberapa emirat lainnya yang menjadi wilayah kerja KJRI Dubai, yaitu Sharjah, Ajman dan Fujairah.

"Sebaiknya mencari pekerjaan di tanah air saja setelah tiba di kampung halaman nanti. Pengalaman pahit bekerja di luar negeri ini hendaknya dapat dijadikan bahan pertimbangan dan disampaikan kepada para saudara, kerabat atau teman di kampung halaman," ujar Konjen didampingi Minister Counselor Konsuler Dedy Darussalam dan staf saat melepas kepulangan mereka.

Konjen juga menyampaikan bahwa KJRI Dubai peduli pada pelayanan dan perlindungan warga negara Indonesia (WNI) dan badan hukum Indonesia (BHI), termasuk juga pelayanan dan bantuan kepada para TKW bermasalah.

Seluruh proses penyelesaian hukum mereka sepenuhnya di bawah bantuan dan mediasi KJRI Dubai. "Apabila ada pihak-pihak tertentu di tanah air yang menanyakan seputar pengalaman ini, kiranya Anda dapat menceritakan apa adanya," pesan Konjen.

Kesembilan TKW bermasalah tersebut telah diterbangkan kembali ke tanah air untuk berkumpul kembali dengan keluarga mereka, Jumat (7/10/2011).

Empat dari mereka sempat mendapat pendidikan tambahan dan meraih sertifikat dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Dubai berupa keterampilan menjahit, membuat aksesoris, table manners, merangkai bunga dan bahasa Inggris.

Konjen mengharapkan agar keterampilan tambahan tersebut dapat dijadikan sebagai bekal mereka untuk mencari pekerjaan yang sesuai di tanah air. Mereka berempat menyatakan akan mengikuti arahan yang disampaikan ini.

Para TKW menyampaikan rasa terima kasih telah diselamatkan dari kesulitan dan atas segala bantuan serta perhatian KJRI Dubai. Mereka juga merasa senang karena selama dalam penampungan KJRI Dubai bisa beramah tamah artis dengan Anang dan Ashanti baru-baru ini dan sebelumnya dengan pembawa acaraEdwin dan Djody.

Sejak Januari 2011 hingga pemulangan kali ini, KJRI Dubai totalnya telah berhasil membantu menyelesaikan kasus dan memulangkan sebanyak 199 TKW bermasalah di Dubai dan 5 emirat lainnya di wilayah kerja KJRI Dubai.

"Keberhasilan pelayanan warga ini tercapai berkat kerjasama dan koordinasi yang melibatkan seluruh instansi terkait, baik Perwakilan RI di luar negeri maupun berbagai instansi di dalam negeri," pungkas Konjen.
(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads