Nazaruddin:
KPU Tak Diintervensi Asing
Jumat, 09 Jul 2004 16:33 WIB
Jakarta - Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin menyatakan, lembaga yang dipimpinnya bersih dari intervensi asing. Penegasannya disampaikan menanggapi sinyalemen Kwik Kian Gie bahwa asingn mencampuri pilpres."Saya tidak tahu arah dari statemen Pak Kwik ke mana. Apa pada LSM dalam negeri, atau termasuk untuk KPU. Tapi sejauh itu mengenai KPU, dan saya yakin bukan itu maksudnya, tidak ada intervensi asing di KPU," komentar Nazar di Gedung KPU, Jl.Imam Bonjol, Jakpus, Jumat (9/7/2004).Ketua PDIP Kwik Kian Gie pada Kamis kemarin bahwa mantan Presiden AS Jimmy Carter dan pengamat politik dari Ohio State University AS, William Liddle, terlalu mencampuri pemilu di Indonesia. Ini terlihat dari quick count NDI dan LP3ES yang dilansir Selasa lalu."Pokoknya yang saya tahu, KPU itu independen dan profesional. Sejauh ada peneliti asing pada pemilu ini, selama tidak mempengaruhi KPU, oke-oke saja," kata Nazar."Yang saya tahu, di KPU tidak pernah terpengaruh hal-hal semacam itu. Malah kita sudah buktikan beberapa kali. Contohnya, waktu sejumlah organisasi Uni Eropa protes adanya tali rafia pada TPS, saya tolak. Akhirnya mereka terima juga," urainya."Jadi sejauh KPU involved, KPU tetap tegak seperti karang di tengah laut. Kalau bantuan kita memang terima, sejauh tidak berupa uang. Yang jelas tidak pernah ada perasaan untuk membalas budi, termasuk pada pihak asing," demikian Nazar.
(nrl/)











































