Saat masa pengintaian, Densus 88 mengaku ingin menyewa tanah seorang warga untuk didirikan tower BTS operator. Densus yang mengintai tersebut berjumlah 3 orang.
"Saya juga sempat ngobrol sama mereka, tapi kita tidak curiga kalau mereka itu Densus," jelas Ketua RT 8/ RW 8, Herdono saat ditemui wartawan di Jl Pondok Cipta Raya, Blok E, Bintara, Bekasi Barat, Sabtu (8/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, mereka juga sering nongkrong untuk di warkop. Sama warga-warga juga mereka ngobrol sambil ngopi bareng," jelasnya.
Mimi, pemilik warung kopi tersebut, mengaku terkejut ketika mengetahui kalau orang-orang yang biasa minum kopi di warungnya adalah anggota Densus 88. Usai melakukan penyergapan, anggota tersebut pamit kepada Mimi dan mengaku kalau diri mereka adalah anggota Densus 88.
"Iya, mereka tadi pagi ngaku kalau mereka itu Polisi. Saya kan malu, biasa kita ngobrol disini blak-blakan," ucap Bu Mimi.
(gah/gah)











































