Cek Dugaan Hotel Milik Djoko Tjandra, Tim Khusus Polri Terjun ke Bali

Cek Dugaan Hotel Milik Djoko Tjandra, Tim Khusus Polri Terjun ke Bali

- detikNews
Jumat, 07 Okt 2011 17:25 WIB
Cek Dugaan Hotel Milik Djoko Tjandra, Tim Khusus Polri Terjun ke Bali
Jakarta - Polri membentuk tim khusus untuk menyelidiki keberadaan hotel di Bali yang diduga dibangun oleh buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Djoko Soegiarto Tjandra. Tim khusus tersebut bahkan sudah berangkat ke Bali untuk mengecek kebenaran informasi itu.

"Tim itu baru berangkat kemarin, kita tunggu hasilnya," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anton Bachrul Alam kepada wartawan di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2011).

Dijelaskan Anton, tim khusus tersebut beranggotakan 10 orang anggota Polri. Tim tersebut akan melakukan penelusuran langsung ke lokasi untuk mengetahui kebenaran informasi keberadaan hotel milik Djoko Tjandra tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau ada, gimana bisa buat hotel di sana. Kita kerjasama dengan Polda Bali," imbuhnya.

Menurut informasi hotel tersebut atas nama anaknya, pak ? "Belum tahu, masih lidik," jawab Anton.

Sebelumnya diberitakan, Bali dikejutkan dengan temuan soal buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Djoko Soegiarto Tjandra yang bisa membangun hotel di kawasan Kuta Selatan. Adalah Komisi I DPRD Bali yang mendapatkan keterangan itu saat inspeksi mendadak. "Rumor di masyarakat yang menyebutkan seorang buronan membangun hotel di Bali ternyata benar adanya," kata Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya, Jumat (30/9).

Arjaya mengatakan Hotel Mulia dibangun oleh buronan BLBI Djoko Tjandra. Dia membangun Hotel Mulia seluas 26 hektar di Desaa Peminge, Sawangan, Kuta Selatan. Hotel milik buronan yang kabur ke Singapura itu dibangun oleh PT Mulia Graha Tata Lestari. Kepastian Djoko Tjandra membangun hotel diketahui setelah Ketua Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bali Wayan Disel Astawa dan Arjaya menggelar sidak ke lokasi pembangunan hotel, pada Kamis (29/9/2011).

Terhadap hal ini, Polri pun membentuk tim khusus untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut. "Kita bentuk tim untuk lidik apakah hotel itu milik dia," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (6/10).

(mpr/nvc)


Berita Terkait