Acara deklarasi tersebut bertempat di Gedung Juang 45, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2011).
"Kalau Bapak jadi Gubernur dan Wakil Gubernur gimana? Jangan kaya Gubernur sekarang, giliran promosi budaya ke Bali, saya nggak diajak," tanya Mpok Nori yang disambut tawa pendukung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insya Allah kita akan mempedulikan. Soal promosi keluar negeri memang kita sayangkan kenapa yang senior tidak diajak, yang muda-muda saja yang diajak. Padahal kan yang orisinil kan yang senior ini," jelas Biem.
Selain soal Budaya Betawi, Pasangan ini juga akan mengedepankan transportasi publik yang nyaman. Menurutnya, kebijakan Gubernur sekarang membangun jalan Tol bukan solusi kemacetan.
"Sekarang untuk mengatasi macet, mereka bangun 6 ruas jalan Tol baru. Itu bukan solusi! Solusinya adalah transportasi publik," tegas Fasial.
Fasial dan Biem siap menyambut pemilukada DKI 2012 lewat jalur independen. Dengan modal di bawah Rp 1 miliar, mereka tetap yakin bisa menduduki kursi nomor pemerintahan DKI ini.
Guna memuluskan pasangan ini menjadi Gubernur dan Wagub, mereka berharap pendanaan dukungan dari warga yang ingin mendukung. Mereka.
"Cara saweran itu diharapkan dapat menghindari utang budi kepada satu penyandang dana. Melainkan kepada warga Jakarta," imbuh Faisal.
(gah/gah)










































