"Kita belum menemukan adanya unsur percobaan pemerkosaan atau penculikan," kata Kapolsek Pulogadung Kompol Ary Purwanto, saat dihubungi wartawan, Jumat (7/10/2011).
Meski demikian, polisi tetap akan mengusut kabar mengenai peristiwa yang menimpa Putri, sapaan akrab Novandi, yang meloncat dari angkot karena takut diculik dan diperkosa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas kejadian yang menimpa Putri tersebut, Ary menyarankan kepada masyarakat tidak panik dan segera meminta bantuan orang lain.
"Dan sebisa mungkin demi keselamatan biasakan naik angkutan tidak sendiri. Ajak serta temen atau orang lain guna mencegah orang yang berniat jahat," imbau Ary.
Novinda nekat meloncat dari angkot yang ditumpanginya, Kamis (6/10) kemarin sekitar pukul 09.00 WIB. Dia memilih langkah tersebut setelah mencurigai sopir angkot yang membelokan kendaraan tidak ke jalur yang biasa dilalui.
Bukan itu saja, saat Novinda hendak memberikan uang dan memberhentikan angkot yang ditumpanginya, sopir tidak mengindahkannya. Sampai akhirnya dia nekat terjun dan mengalami gegar otak ringan.
Novinda sendiri saat ini masih dalam perawatan di RS Harapan Jayakarta, Jl Raya Bekasi Timur, Cakung, Jakarta Timur. Novinda mengalami luka robek sepanjang 20 centimeter di kepala kanan bagian belakang.
(ahy/rdf)











































