Rekannya Tewas, Ratusan Anggota FBR Datangi RSCM
Jumat, 09 Jul 2004 11:57 WIB
Jakarta -
Ratusan anggota Forum Betawi Rempug (FBR) mendatangi RSCM, Jl.Salemba Raya, Jakpus, Jumat (9/7/2004). Mereka menjemput salah seorang rekannya yang meninggal dunia akibat sabetan kelompok tertentu.Anggota FBR yang meninggal dunia adalah Mustofa (35). Dia adalah korban bentrokan dua kelompok warga yang berlangsung di rumah susun (rusun) Pulomas, Jakarta Timur, Rabu silam (7/7/2004). Ketika bentrokan terjadi, Mustofa dan sejumlah anggota FBR berusaha melerai. Namun Mustofa dkk malah diserbu salah satu kelompok yang bertikai. Bahkan lengan Mustofa sampai putus.Mustofa lalu dilarikan ke rumah sakit. Tapi pukul 06.00 WIB, Mustofa menghembuskan nafas terakhir. Jenazah diotopsi pukul 09.30 WIB dan dibawa pulang keluarga dan anggota FBR lainnya pukul 11.30 WIB. Hadir di situ Ketua Umum FBR Fadholi El Muhir. Mayoritas anggota FBR mengenakan pakaian hitam-hitam, pakaian kebesaran mereka. Mereka datang dengan menumpang motor dan kendaraan roda empat. Fadholi menjelaskan, Mustofa adalah ketua Korwil IX FBR Jakpus. "Mustofa berupaya menengahi keributan, namun mereka telah berlaku biadab. Kita tidak bisa diam saja. Kalau aparat tidak bisa menangkap mereka, saya tidak bisa membendung kemarahan warga FBR. Kami bawa golok sedikit, ditangkap, tapi mereka tidak," kata Fadholi."Yang jelas, kita tidak bisa membiarkan hal ini. Sampai hari ini saya juga belum mendapat laporan siapa pelaku peristiwa itu," tandas pria yang pernah bertarung dalam perebutan kursi senator DKI Jakarta ini. Menurut data yang diperoleh warga FBR, masih ada 2 warga yang dirawat dalam keadaan kritis, yaitu Burhan dan Tarmizi. Tapi di mana mereka dirawat, simpang siur. Ada yang menyebut di RSCM, ada yang menyebut di RSI Cempaka Putih.Sementara, jenazah Mustofa akan disalatkan setelah salat Jumat dan dimakamkan di pemakaman umum di dekat rumahnya di Jl.Perintis Kemerdekaan, Jaktim.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































