Setidaknya ini tergambar dari masjid dekat rumah Presiden SBY di Puri Cikeas, Bogor. Saat membacakan khutbah Jumat, sang khatib sedikit menyinggung reshuffle.
"Menunggu adalah saat yang sangat tidak mengenakkan," kata khatib memulai ceramah di masjid yang dipenuhi ratusan jamaah tersebut, Jumat (7/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wartawan pun menunggu, menunggu keputusan (reshuffle)," kata khatib.
Wajar saja khatib menyinggung reshuffle. Hawa reshuffle memang sangat tampak di masjid megah tersebut. Dua mobil SNG dari dua televisi berita terparkir di halaman masjid, untuk persiapan live para reporternya. Sementara puluhan wartawan yang sebagian besar berseragam juga tampak mengikuti salat Jumat.
"Mudah-mudahan di akhir penantian kita, mejadi khusnul khotimah," harap khatib diikuti jawaban 'amiin' oleh para jamaah.
Sementara Presiden SBY tidak tampak dalam jamaah salat Jumat di masjid yang terletak sekitar 200 meter dari kediaman SBY. SBY memilih jumatan di Istana.
(anw/rdf)











































