"Karena takut sekaligus khawatir diculik, dia melompat dari angkot, apalagi banyak kejadian di angkot," kata ibu kost N, Ika, di Rumah Sakit Harapan Jayakarta, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/10).
Peristiwa bermula ketika N naik angkot dari depan kosnya di Jalan Remaja, Pulogadung, Kamis 7 Oktober 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, penumpang yang berada di belakang turun dan tinggal N bersama teman sang sopir. Lalu, sang sopir memutar setir mobilnya ke arah yang tidak biasa dilalui N.
"Mungkin dia baru sebulan di Jakarta dan tidak tahu arah khawatir ada apa-apa saja," kata Ika.
Saat berada di dekat Halte Busway PU Gas, lanjut Ika, N memutuskan nekat terjun dari angkot yang ditumpanginya.
"Dia sudah tanya-tanya ke sopirnya. Tapi, katanya enggak ada jawaban malah angkotnya malah ngebut," ujar Ika.
Perempuan asal Semarang ini kini harus menginap di RSHJ karena menderita luka di kepala belakang sebelah kanan. "Badan belakangnya juga luka, tapi saya tidak tahu persis lukanya seperti apa," ujar Ika.
(ahy/aan)










































