"Tidak ada kontrak khusus antara PKS dengan SBY. Pernyataan Anis mengisyaratkan kalau SBY bermain belakang. SBY bukan tipikal main belakang," terang Wasekjen PD Ramadhan Pohan kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/10/2011).
Menurut anggota DPR Komisi II itu, kontrak koalisi antara Presiden SBY dengan partai koalisi tidak ada perbedaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta yakin menteri dari partainya akan aman dari reshuffle yang akan diumumkan Presiden SBY. Menurut Anis, PKS mempunyai kontrak spesial yang berbeda dengan parpol lainnya.
"Kita aman, karena kita punya kontrak khusus dengan SBY. Kita punya kontrak spesial dua telor," ujar Anis kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10).
Namun Anis enggan menjelaskan apa isi kontrak spesial yang ia maksud. Tetapi menurutnya kontrak spesial itu hanya ada antara PKS dengan Presiden SBY saja, dan partai lain tidak mendapat kontrak khusus.
"Adalah, kita buka kalau nanti ada reshuffle, jadi kita lihat saja ada reshuffle atau tidak," terangnya.
(her/rdf)










































